Investor Kembali Borong Saham Chip, KOSPI Korea Selatan Langsung Meroket 8,2% dalam Sehari, Rebound Tertinggi Sejak Krisis 2008!

Jakarta, ElrolumNews – Pasar saham Asia bangkit dengan gagah perkasa pada Selasa (9/6/2026) setelah sebelumnya terperosok dalam aksi jual massal. Investor yang panik berbalik arah, memborong saham-saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang harganya dinilai sudah sangat murah setelah turun drastis .

Episentrum penguatan terjadi di Korea Selatan. Indeks KOSPI melesat 8,2 persen dalam sepekan terakhir, menandai rebound terbesar indeks tersebut dalam hampir dua dekade . Pergerakan ini membalikkan kerugian sebelumnya sekaligus menegaskan bahwa kepercayaan terhadap prospek jangka panjang AI masih sangat kuat .

Dua raksasa semikonduktor Korea Selatan menjadi motor utama pemulihan ini. Kedua saham ini memiliki bobot hampir 40 persen terhadap indeks KOSPI .

  • SK Hynix meroket hingga 15,9 persen. Lonjakan ini dipicu oleh pengumuman kerja sama strategis dengan raksasa AI global Nvidia untuk memasok chip memori canggih .

  • Samsung Electronics ikut melesat 9,3 persen . Para investor melihat penurunan tajam sebelumnya sebagai peluang emas (buying the dip) untuk mengakumulasi saham fundamental yang kuat.

Koreksi ini tidak bisa dihindari dan sebenarnya menyehatkan jika pasar bull ini ingin berlanjut hingga akhir tahun,” ujar analis Morgan Stanley, Mike Wilson, yang tetap mempertahankan pandangan konstruktifnya terhadap prospek pendapatan perusahaan .

Energi positif dari Korea Selatan menyebar ke seluruh kawasan Asia Pasifik:

  • Jepang: Indeks Nikkei 225 ditutup menguat 2,17 persen di level 65.416. Sektor semikonduktor seperti Tokyo Electron naik hampir 10 persen .

  • Taiwan: Indeks Taiex berhasil naik 2,8 persen, didorong oleh lonjakan saham TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company) .

  • China: Indeks Shanghai Composite ikut terdongkrak 1,3 persen .

Ada tiga faktor utama yang memicu aksi beli spektakuler ini:

  1. Fundamental AI yang Kokoh: Para investor menyadari bahwa penurunan minggu lalu lebih disebabkan oleh aksi ambil untung (profit taking) dan kekhawatiran suku bunga The Fed, bukan karena keruntuhan fundamental bisnis AI .

  2. Pernyataan Optimistis CEO Nvidia: Jensen Huang secara blak-blakan menyebut penurunan saham teknologi sebagai “peluang membeli”, yang langsung menyulut kembali semangat investor .

  3. Redanya Ketegangan Timur Tengah: Gencatan senjata antara Israel dan Iran mengurangi kekhawatiran akan krisis energi yang dapat memicu inflasi, sehingga memberikan ruang bagi aset-aset berisiko seperti saham teknologi untuk bangkit .

Meskipun pasar menunjukkan kebangkitan yang luar biasa, para analis tetap mengingatkan soal volatilitas ekstrem yang terjadi.

Volatilitas pasar Korea baru-baru ini tampaknya lebih mencerminkan aksi ambil untung setelah kenaikan tajam, BUKAN perubahan fundamental,” jelas Chan H Lee, Managing Partner di Petra Capital Management . Meskipun begitu, indeks KOSPI masih tercatat sebagai pasar dengan kinerja terbaik dunia sepanjang tahun 2026, dengan kenaikan hampir 92 persen secara year-to-date (YTD).

(*/dbs)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

More like this

IHSG Ditutup Sesi I Melambung 5,03% ke 6.309, Investor...

Jakarta, ELrolumNews - Pasar saham Indonesia dibuka dengan luar biasa cemerlang pada perdagangan Senin (15/6/2026). Indeks Harga Saham...

Revolusi Tambang Cerdas! Indonesia Resmi Luncurkan Sistem AI untuk...

Jakarta, ElrolumNews – Industri pertambangan batu bara Indonesia memasuki era baru dengan peluncuran sistem kecerdasan buatan (AI) canggih...

IHSG Ditutup Menguat 2,71% ke 5.902, 571 Saham Menghijau,...

Jakarta, ElrolumNews – Kabar baik datang dari lantai bursa. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI)...

More

Recomended

Read More