Kabut Asap Karhutla Selimuti Kalimantan, Palangka Raya AQI 300+, Pontianak dan Kubu Raya Berbahaya! Warga Diimbau Pakai Masker N95

Kalimantan, ElrolumNews — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat di Kalimantan. Situs pemantauan kualitas udara IQAir memprediksi kondisi udara di Kalimantan pada Selasa (25/8/2026) masih dipengaruhi kabut asap pekat.

Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, diperkirakan menembus Indeks Kualitas Udara (AQI) di atas 300, termasuk dalam kategori Berbahaya, dengan konsentrasi PM2.5 mencapai ±239 µg/m³. Kondisi ini menjadikan Palangka Raya sebagai wilayah dengan kualitas udara terburuk di Indonesia. Pada 23 Agustus, AQI Palangka Raya bahkan sempat mencapai angka ekstrem di atas 400. Data BMKG juga mencatat kualitas udara di Palangka Raya sempat menyentuh kategori berbahaya pada pukul 05.00 WIB dengan angka PM 258,9 dan pada pukul 06.00 WIB dengan angka PM mencapai 290,2.

Hujan sempat mengguyur sejumlah titik di Palangka Raya pada Minggu (23/8/2026), membuat kualitas udara membaik sementara. Warga mengaku udara lebih segar dari hari sebelumnya yang dipenuhi asap dan partikel debu. Namun, perbaikan itu tidak bertahan lama. Menjelang sore, kualitas udara kembali menurun menjadi tidak sehat bagi kelompok sensitif. Beberapa warga bahkan mengaku hujan justru membuat bau asap terasa lebih pekat karena bara di bawah permukaan gambut tetap menyala.

Di Kalimantan Barat, prediksi kualitas udara untuk 14 kabupaten/kota pada 25 Agustus 2026 menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Kota Pontianak menjadi yang terparah dengan indeks AQI ±255, masuk kategori Sangat Tidak Sehat–Berbahaya, dengan konsentrasi PM2.5 ±180 µg/m³. Wilayah Kubu Raya juga mencatat AQI ±254 dengan status Berbahaya.

Kota Singkawang, Ketapang, dan Mempawah berada di level Tidak Sehat, sementara Kayong Utara relatif lebih baik dengan kategori Sedang–Tidak Sehat bagi kelompok sensitif.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total 1.487 titik panas (hotspot) di seluruh wilayah Kalimantan per 19 Agustus 2026, dengan konsentrasi terbesar di Kalimantan Tengah (767 titik) dan Kalimantan Barat (560 titik).

Platform pemantauan hutan Nusantara Atlas melaporkan sekitar 182.000 hektare lahan terbakar hanya pada bulan Juli saja, hampir dua kali lipat dari luas yang terbakar selama paruh pertama tahun ini. Total luas lahan terbakar sepanjang 2026 mencapai sekitar 285.000 hektare.

Greenpeace Indonesia bahkan menemukan 592 titik sumber asap, dengan 455 di antaranya berada di lanskap gambut yang sangat rentan. Di Kalimantan Barat, BPBD mencatat luas area yang terbakar sejak Januari hingga Agustus 2026 mencapai lebih dari 38 ribu hektare.

Dampak kabut asap tidak main-main. Kabut asap pekat menurunkan jarak pandang hingga 1-10 meter di beberapa wilayah, memaksa penundaan jam sekolah, mengganggu penerbangan, dan menyebabkan kecelakaan lalu lintas. DPR bahkan mendesak pemerintah menetapkan karhutla Kalimantan sebagai bencana nasional agar penanganan bisa melibatkan sumber daya yang lebih besar dan terkoordinasi lintas kementerian.

BMKG dan IQAir mengimbau warga untuk membatasi aktivitas luar ruangan, menggunakan masker N95, serta menutup ventilasi rumah demi mengurangi paparan polusi. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar. Asap karhutla diketahui telah menyeberang ke Malaysia, menutup hampir 600 sekolah di Sarawak dan mempengaruhi sekitar 200.000 siswa.

(*/fvs)

Share:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

More like this

Gempa susulan Flores tembus 15.156 kali, BMKG catat M4,7 siang ini

Gempa Susulan Flores Tembus 15.156 Kali, Hari Ini Kembali...

Kupang, ELrolumnews — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat total gempa susulan di Flores, Nusa Tenggara Timur,...
Cuaca Jakarta malam ini berawan dengan potensi hujan ringan di Jaksel dan Jaktim

Cuaca Jakarta Malam Ini Berawan, Suhu Capai 35 Derajat!...

Jakarta, ELrolumnews — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jakarta berawan pada Sabtu...
BPBD pastikan kondisi Kepulauan Seribu aman pascagempa M5,9

Gempa M5,9 Kepulauan Seribu: BPBD Pastikan Kondisi Aman, KRL...

Jakarta, ElrolumNews — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan kondisi Kepulauan Seribu aman pascagempa magnitudo...

More

Recomended

Read More